Apa Akibatnya Jika Pori-pori Membesar?

Apa Akibatnya Jika Pori-pori Membesar?

 

Kulit mempunyai pori-pori besar dan seringkali jenis kulit ikut memengaruhi seberapa besar ukurannya. Bagi Anda yang punya kulit kering seringkali mempunyai ukuran pori-pori yang kecil. Beda lagi dengan orang yang mempunyai kulit berminyak, seringkali ukuran pori-pori lebih besar. Di samping jenis kulit, terdapat lagi sejumlah hal yang mengakibatkan ukuran pori-pori membesar. Ayo cari tahu pada ulasan berikut! Namun sebelumnya usahakan Anda memahami beberapa dampak dari pori-pori wajah yang besar.

 

Minyak berlebih

Pori-pori bermanfaat untuk solusi minyak atau sebum menjangkau lapisan atas kulit yang dapat menciptakan kulit terasa halus. Tapi bila solusi tersebut membesar, maka minyak yang menjangkau lapisan kulit juga semakin banyak. Kondisi berikut yang dikenal sebagai wajah berminyak.

 

Mudah berjerawat dan komedo

Pori-pori besar mempermudah kotoran, debu dan sisa make up berperangkap di lapisan atas kulit. Hal ini akan mengakibatkan pori-pori tersumbat dan menciptakan kulit gampang timbul jerawat dan komedo.

 

Tumbuh lebih banyak rambut

Pori-pori yang paling kecil menciptakan rambut sebagai hambatan untuk menjangkau permukaan kulit. Sebaliknya, bila Anda mempunyai pori-pori yang besar, maka rambut atau bulu yang tumbuh di atas kulit bakal semakin banyak.

 

Apa yang mengakibatkan pori-pori membesar?

 

Genetik Atau Keturunan

Beberapa orang lahir dengan memiliki ukuran pori-pori yang lebih besar. Nah, bila Anda mempunyai orangtua dengan pori-pori besar dan berminyak, maka kecenderungan mempunyai pori-pori besar semakin tinggi.

 

Matahari

Paparan sinar matahari dapat menambah ukuran pori-pori. Ketika sedang di bawah sinar matahari dapat mengakibatkan kerutan dan kendur pada kulit. Dengan hilangnya elastisitas kulit, maka dinding pori-pori sampai-sampai membuatnya melebar. Gunakan tabir surya dengan SPF 15 untuk menangkal membesarnya pori-pori sebab matahari.

Merokok

Meski tidak langsung mengubah ukuran pori-pori, mengisap rokok dapat mengakibatkan kerutan dan menurunkan keterampilan kulit guna menyembuhkan luka. Hal ini pada akhirnya bisa memperbesar pori-pori.

 

Lalai mencuci wajah

Tidak melulu sel-sel kulit mati yang dapat mengakibatkan pori-pori tersumbat. Lalai mencuci wajah masing-masing harinya juga menjadi di antara penyebab pori-pori di wajah membesar. Kotoran laksana sisa makeup, dan debu yang belum terangkat bisa menempel dan bersarang dalam pori-pori. Rutin mengerjakan double cleansing sepanjang malam, membasuh kulit di pagi hari urgen untuk dilakukan.Untuk yang suka berolahraga, mencuci kulit sebelum atau sesudahnya juga jadi suatu keharusan sebab* keringat dapat membawa makeup atau kotoran masuk ke dalam pori-pori.

 

Jarang mengerjakan eksfoliasi

Pori-pori yang tersumbat tentu ukurannya semakin membesar. Kalau Anda jarang mengerjakan eksfoliasi, pastinya tidak bakal ada perubahan  positif yang bakal terlihat. Eksfoliasi penting dilaksanakan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang menumpuk. Pilih exfoliator dengan kandungan BHA yang tidak melulu mengusung sel-sel kulit mati di permukaan kulit, tetapi juga mampu masuk ke dalam lapisan kulit untuk mencuci pori-pori.

 

Kurangnya pengelupasan kulit

Sel-sel kulit mati yang terbelakang di kulit bisa menyumbat pori-pori sampai-sampai dapat memperbesar ukurannya. Terlalu banyak minyak dan kotoran di wajah terjadi sebab kegagalan saat menghapus makeup atau jarang membasuh wajah, pun dapat mengakibatkan pori-pori tampak lebih besar.

 

Sebaiknya Anda bersihkan wajah dua kali sehari dengan pembersih enteng dan air hangat. Jika perlu pakai pembersih yang berisi vitamin C. Setelah dibersihkan, tuntaskan dengan dibilas dengan air dingin guna mengecilkan pori-pori besar kembali.

 

Admin Pratista

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *