6 Efek Samping Sunblock Untuk Wajah

6 Efek Samping Sunblock Untuk Wajah

Musim panas merupakan saat yang paling tepat untuk menggunakan sunblock. Sunblock terbukti efektif menghilangkan risiko buruk terhadap kulit akibat paparan sinar matahari langsung. Beberapa diantaranya adalah penuaan kulit dan risiko terkena kanker kulit. Nah, oleh sebab itu pemakaian sunblock dianjurkan ketika Anda termasuk orang yang sering beraktifitas diluar ruangan. Sunblock akan menjadi proteksi untuk kulit dari bahaya sinar UV.

Pemakaian sunblock umumnya hanya diaplikasikan pada waktu tertentu, misalnya ketika berada di luar rumah dalam kondisi terpapar sinar matahari langsung seharian. Produk yang satu ini juga menjadi andalan ketika hendak ke pantai atau berenang. Dibalik manfaatnya tersebut, siapa sangka ternyata ada efek samping yang ditimbulkan pemakaian sunblock secara berlebihan. Apa saja ya? Simak penjelasan berikut ini yuk!

1. Memicu Alergi

Tabir surya merupakan produk perlindungan kulit dengan kandungan bahan kimia seperti Para Amino Benzoic Acid atau PABA yang ternyata dapat memicu reaksi alergi. Beberapa gejala alergi yang biasanya terjadi adalah ruam kemerahan, gatal, hingga peradangan, terutama ketika kulit Anda termasuk jenis kulit sensitif.

2. Jerawat Semakin Parah

Bila anda memiliki tipe kulit berjerawat, sebaiknya harus hati-hati ketika memilih tabir surya. Ada jenis bahan kimia yang terkandung dalam sunblock justru berisiko membuat jerawat semakin parah. Bahan kimia yang ada pada sunblock tidak selalu disesuaikan dengan kondisi kulit Anda, sebaiknya gunakan sunblock hanya pada saat dibutuhkan. Selain itu, penyesuaian jenis sunblock dengan tipe kulit Anda yang berjerawat juga penting dilakukan untuk menjaga kulit dari peradangan jerawat yang bisa menimbulkan kondisi makin parah.

3. Sensasi Perih dan Iritasi

Ada beberapa tesktur sunblock yang ternyata menimbulkan sensasi perih hingga iritasi pada kulit. Seperti jenis sunblock yang berupa semprotan, krim, atau lotion. Pada area berbulu khususnya, sunblock bisa menyebabkan rasa gatal hingga perih di kulit tersebut. Beberapa kasus justru menimbulkan nanah pada bagian folikel rambut.

4. Meningkatkan Risiko Kanker

Sunblock mengandung bahan yang menimbulkan efek estrogenic, terutama pada sel yang menginduksi kanker payudara. Menggunakan sunblock secara teratur hingga tanpa batasan bisa menyebabkan peningkatan estrogen dalam darah. Sunblock juga terkadang mengandung retinyl palmitate yaitu kombinasi vitamin A dan asam palmitat yang bisa menjadi penyebab kanker.

5. Iritasi Pada Mata

Tabir surya yang tidak sengaja masuk ke mata bisa menyebabkan iritasi mata yang serius. Bahkan bila iritasi semakin parah, akan memicu terjadinya kebutaan. Pengaplikasikan lotion tabir surya seperti sunblock harus dilakukan dengan hati-hati tanpa mengenai mata, meskipun pada kelopak mata sunblock juga wajib diberikan.

6. Menimbulkan Perubahan Pori-Pori Wajah

Pada pemakaian yang terlalu sering, sunblock bisa menjadikan pori-pori di wajah semakin melebar. Pembuluh darah pada wajah yang terus-menerus diberikan sunblock bisa menjadikan pembuluh darah melebar dan mempercepat pertumbuhan bakteri di permukaan kulit. Pertumbuhan bakteri tersebut menyebabkan berbagai macam gangguan pada kulit seperti jerawat, iritasi, kerutan, dan penumpukan sel kulit mati.

Nah, itulah beberapa efek samping penggunaan sunblock secara berlebihan. Pastikan menggunakan sunblock sesuai kebutuhan dan mengoleskannya hanya dibagian yang diperlukan saja. Selain itu, wajib bagi Anda untuk mengetahui pencegahan dari efek samping tersebut diantaranya seperti melakukan uji coba terlebih dulu, menghentikan pemakaian bila sudah terjadi iritasi, dan berkonsultasi lebih lanjut untuk pemakaian tabir surya pada kulit sensitif Anda. Semoga bermanfaat ya!

Admin Pratista

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *