Wajibkah Memakai Sunblock? Ini Dia Fungsi Sunblock yang Wajib Kamu Tahu

Wajibkah Memakai Sunblock? Ini Dia Fungsi Sunblock yang Wajib Kamu Tahu

Sinar ultraviolet (UV) tidak hanya muncul ketika musim kemarau saja. Pemakaian sunblock sangat diperlukan sepanjang tahun untuk mengawal kulit senantiasa cantik dan sehat. Saat ini sangat banyak produk sunblock yang dipasarkan dengan sekian banyak  macam tipe  tipe krim, tipe spray, dan tipe bubuk. Di samping itu, akhir-akhir ini produk sunblock juga ada produk dari bahan organik atau non chemical dan aman dipakai untuk bayi, wajah anak-anak, hingga kulit sensitif, pun mulai laris di pasaran.

Manfaat Sunblock

Sinar UV sering disebut sebagai sebagai penyebab utama dari penuaan dini pada kulit. Perawatan kulit, atau skin care, mempunyai peranan sangat penting dalam menjaga kulit dari paparan sinar UV.

Faktanya, meskipun Anda sudah memahami bahwa sinar UV adalahmusuh untuk kulit, akan tetapi jumlah orang yang rutin memakai skin care terhadap sinar UV masih terbilang sedikit. Hal yang menjadi penyebabnya barangkali dikarenakan sinar UV tidak dapat dilihat wujudnya serta efek terhadap kulit tidak langsung terlihat pada saat itu juga.

Sunblock memang memiliki kemampuan untuk melindungi kulit dari sinar UV. Sinar UV adalah sumber dari seluruh masalah pada kulit

Kulit terbakar sinar matahari bukanlah satu-satunya pengaruh buruk yang ditimbulkan dampak sinar UV. Apakah Anda pernah merasa kulit kering ketika musim kemarau atau ketika cuaca sedang tidak lembab?

Fenomena yang seperti ini diakibatkan oleh sinar UV yang tanpa disadari menciptakan kulit lama kelamaan menjadi kering. Kadar air dalam kulit bakal berkurang walaupun terkena sinar UV sekitar  20-30 menit. Waktu 30 menit ini kira-kira sama dengan waktu kegiatan pada pagi hari saat berangkat ke kantor, jalan-jalan, menjemur pakaian, jogging, dan sebagainya. Jika di waktu tersebut Anda tidak memakai sunblock, kulit bakal terkena akibat dari sinar UV meskipun hanya sebentar saja.

Apabila kandungan air pada kulit berkurang, sel pada lapisan terluar kulit akan susah untuk berkembang. Hal ini mengakibatkan  barrier pada kulit ikut menurun sampai-sampai kulit menjadi kering. Sel yang kering di lapisan terluar kulit akan meningkat jumlahnya dan mengakibatkan tekstur kulit menjadi kasar. Dari situ, kulit dapat terjebak dalam lingkaran setan di mana kulit yang kasar akan menciptakan wajah tampak gosong atau meradang dampak sinar UV.

 

Sinar UV penyebab flek dan bintik-bintik pada wajah

Apabila wajah terbakar sinar matahari, kulit dalam bakal menghasilkan melanin. Namun, bilamana melanin tidak dapat diekskresi dengan baik dampak kerusakan pada kulit, kulit bakal terus menerus berupaya guna memproduksi melanin dan menciptakan melanin itu  mengakar pada kulit unsur dalam. Hal ini menyebabkan munculnya flek dan bintik-bintik pada wajah.

Sebelum menstruasi, tubuh memproduksi hormon progesteron lebih dari biasanya. Hormon ini memiliki kemampuan yang dapat menambah kepekaan terhadap sinar UV, sampai-sampai kulit akan gampang terbakar matahari lebih sering (fenomena  ini pun terjadi pada orang yang sedang hamil dan yang sedang berobat dengan mengonsumsi pil). Oleh sebab itu, menjelang masa menstruasi, gunakanlah produk perlindungan terhadap sinar UV lebih teratur dibanding biasanya.

Cara memilih sunbock

Tiap jenis kulit memang memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu sebaiknya Anda gunakan sunblock yang cocok dengan tipe kulit Anda sehingga tidak akan membuat kulit Andamenjadi parah. Selain itu juga gunakan produk-produk yang telah memiliki sertifikat BPOM atau izin dari pemerintah Indonesia sehingga lebih aman.

Admin Pratista

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *